Marketing is an important part in business. | www.nicothemarketer.com

Marketing is a social process in which individuals and groups obtain what they need and want by creating, offering and freely exchanging products of value with others. More »

Seo Concept. | www.nicothemarketer.com

Take advantage of seo knowledge to improve business transactions More »

Success is a goal in every human struggle. | www.nicothemarketer.com

Be successful societal, so you can be useful for families and others More »

Enjoy your life with beautifull environment. | www.nicothemarketer.com

looks beautiful, looks cool and healthy More »

 

Elang Gumilang salah satu icon pengusaha muda sukses

Menjadi pengusaha sukses dan memimpin perusahaan dengan berpenghasilan besar tidak harus menunggu tua, namun bisa memulai dari umur yang sangat belia. Setidaknya ini bukanlah mimpi tapi kenyataan. Pasalnya sudah banyak cerita menggambarkan pengusaha muda sukses yang mengawali usahanya dari awal dan salah satunya Elang Gumilang, CEO PT Dwikarsa Semestaguna, pengusaha muda yang sukses di bidang properti.

 

elang_
Kisah sukses pemuda seperti Elang diIndonesia masih langkah dan mungkin hanya seribu satu, karena walaupun masih berstatus mahasiswa dirinya sudah memimpin sebuah perusahaan dengan omzet bermiliaran.

Di saat mahasiswa lainnya disibukkan dengan pergulatan kuliah untuk menggapai masa depan yang lebih baik, Elang sudah mendapatkannya. Pemuda kelahiran Bogor 23 tahun lalu sudah mempunyai masa depan yang baik dengan sukses membuka lapangan kerja dan memperkerjakan ratusan orang berkat kegigihannya untuk berwirausaha yang sudah terasah sejak di bangku SMA.

Menurut Elang, kesuksesan yang diraihnya saat ini bukanlah datang begitu saja. Tapi usaha dengan kerja keras, karena sesuatu tidak didapatkan dengan gratis. Pesan tersebut yang selalu diajarkan kedua orang tuanya.

Semangat bisnisnya sudah terlihat sejak kecil dan bahkan naluri beriwarusahanya sangat tajam dalam melihat peluang usaha. Tak ayal dirinya sempat merasai berbagai macam pekerjaan, mulai dari berdagang donat, menjadi tukang minyak goreng, jualan bolham hingga terakhir menjadi developer properti untuk pembangunan rumah sangat sederhana. Dikatakannya, bisnisnya di bidang properti diawali sebagai marketing perumahan.

Berkat pengalaman sebagai marketing perumahan yang dinilai cukup, telah membuatnya mempunyai pengetahuan di dunia properti. Sejak saat itu, diapun memberanikan diri ikuttender dalam properti. Kesuksesan yang didapatkannya waktu itu menang dalam tender pembangunan sekolah dasar di Jakarta Barat senilai Rp 162 juta.

Kemudian, ambisinya yang ingin terus maju membawanya membangun rumah sangat sederhanya bagi rakyat kecil. Pasalnya saat ini bisnis properti kebanyakan ditujukan hanya untuk kalangan berduit saja.

Dengan modal patungan Rp 340 juta, pada tahun 2007 Elang mulai membangun rumah sehat sederhana (RSS) yang difokuskan untuk si miskin berpenghasilan rendah. Dari penjualan rumah yang sedikit demi sedikit itu. Modalnya Elang putar kembali untuk membebaskan lahan di sekitarnya. Rumah bercat kuning pun satu demi satu mulai berdiri.

Elang membangun rumah dengan berbagai tipe, mulai tipe 22/60 dan juga tipe 36/72. Rumah-rumah yang berdiri di atas lahan 60 meter persegi tersebut ditawarkan hanya seharga Rp 25 juta dan Rp 37 juta per unitnya.

Berbisnis tidak selamanya berjalan lurus dan pasti ada gelombangnya, terlebih sektor properti. Kekurangan modal dan memaksanya memeras otak mencari jalan keluar. Namun hal tersebut disiasatinya dengan mencari penyandang dana dengan sistem bagi hasil. “Kebetulan latar pendidikan saya dari ekonomi, sedikit-sedikit tahu jurusnya,” katanya.

Meskipun demikian, dia tetap mempertahankan komposisi kepemilikan sebesar 40 persen.

Naiknya harga bahan baku membuatnya perlu melakukan penyesuaian-penyesuaian dan termasuk dengan kondisi krisis ekonomi global saat ini. Bila dahulu Elang melepas satu unit rumah sederhana seharga Rp 23 juta per unit, sekarang rencana anggaran biaya (RAB) mencapai Rp 33 juta per unit. Dengan jumlah itu baru bisa menutupi biaya produksi sekaligus memberi keuntungan.

Dari berbagai sumber & Ciputraentrepreneurship

 

ACTION BISNIS untuk mewujudkan IMPIAN dan KESUKSESAN

Setiap orang, saya yakin, pasti ingin menjadi lebih sukses dan kaya dari orang lain. Hari ini menngunakan sepeda, besok maunya bisa menggunakan sepeda motor, besoknya lagi mobil, besoknya mobil yang lebih banyak rodanya…truk, atau mungkin kereta api kalau bisa…? hahahaha……. Apapun namanya, perubahan itu pasti diharapkan lebih baik. Mungkin menjadi seorang pengusaha  bukanlah impian setiap orang, tapi untuk menjadi sukses yakin pasti semua orang menginginkannya. Untuk menjadi seorang sukses dan kaya (menurut pakar-pakar yang memang telah terbukti menjadi sukses dan kaya dengan melalui perjuangannya) ternyata tidak sesulit yang (khususnya) seperti yang kita bayangkan.
Banyak orang berpikir, bahwa untuk menjadi sukses (menjadi kaya), tentu dapat diperoleh jika dapat membuka suatu usaha besar yang akan sangat membutuhkan modal yang besar, hingga timbul istilah yang sedikit berbau sarkasme, “ yang kaya tambah kaya, yang miskin tambah anak”. Benarkah demikian? Apakah pengertian modal memang hanya seperti itu? Banyak orang hanya ,menerjemahkan modal itu hanya sebagai benda yang dapat dilihat dan dihitung saja. Malah lebih ekstrim lagi, ada yang mengatakan, pokoknya uang!
Padahal ada faktor lain yang lebih penting yang merupakan sumber modal utama dari seorang entrepreneur, yaitu :
  •  Harus mempunyai kemauan/ keinginan
Sebagai seorang entrepreneur kita harus memastikan dengan jelas tujuan kita sehinga memutuskan untuk terjun ke dunia usaha. Ingat-ingat dengan jelas cita-cita tersebut. Jika perlu, catat dan tuliskan di tempat yang mudah kita lihat, agar setiap saat ia mengingatkan kita. Apa yang mebuat bertahan banyak orang dalam suasana badai adalah mereka memiliki kemauan/ keinginan yang kuat. Seorang yang ingin selamat dari arus sungai, dia akan berenang bahkan meraih rumput sekalipun untuk bertahan agar tidak terhanyut. Keinginan yang membaja dalam benak setiap calon pengusaha adalah sebuah kekuatan internal yang lebih hebat dari kekuatan eksternal.
  •  Tekad yang bulat
Mulai menjalani dunia usaha tidak seindah seperti yang kita bayangkan. Apalagi pada tahap awal merintis usaha. Seorang pemula harus siap dengan mental pantang menyerah, karena di depan mereka telah terbentang berbagai rintangan. Bagaimana kita melihat rintangan tersebut, akan sangat mempengaruhi pembentukan mental kita. Rintangan yang dianggap sebagai hambatan cenderung akan meninggalkan jejak negatif dalam otak. Ini akan merangsang terbentuknya sikap-sikap negatip. Misalnya, seseorang yang melihat dana sebagai rintangan maka dia akan cenderung menyalahkanketiadaandana-lah yang mengahalanginya merintis kesuksesannya dari dunia bisnis. Ini berbeda jika dia melihat factor modal sebagai tantangan. Dia akan sangat gigih berfikir dan bertindak untuk mendapatkan cara mendapatkan dana. Sikap mental inilah yang tidak mudah didapatkan oleh setiap calon pengusaha, namun sangat menentukan keberhasilan seseorang
  •  Keberanian mengambil peluang.
Keberanian yang dimaksud disini bukan nekat. Beda berani dan nekat adalah terletak pada penerapan nalar di dalamnya. Orang yang berani pasti memperhitungkan langkah-langkahnya dengan nalar dan naluri, sementara orang nekat cenderung berjalan dengan pertimbangan yang tidak jelas, meminimalkan peran akal dan pertimbangan. Seorang pemberani akan mempertimbangkan secara cermat, tepat dan cepat keuntungan dan kerugian yang akan muncul dengan membuat perencanaan yang sederhana kemudian menindak lanjuti perencanaan tersebut dengan aksi langkah pertamanya.
  •  Jangan cengeng dan tahan banting.
Tidak diragukan lagi bahwa kesuksesan tidak langsung didapat. Kesuksesan adalah puncak dari puluhan atau ratusan langkah perjalanan dari anak tangga yang sebut kegagalan. Memang sudah menjadi watak manusia, ketika dilanda kegagalan mental mereka akan turun. Calon pengusaha sukses mampu bangkit dari kegagalan, ia tidak akan menjadi cengeng dan meratapi kegagalan tersebut. Ia akan bangkit dan mulai melangkah walaupun harus memulai dari langkah pertama. Semakin mampu bangkit dari banyaknya kegagalan semakin kuat pijakan mereka untuk berdiri di puncak kesuksesan. Tapi bagaimana jika gagal terus? Jawabannya mudah seseorang yang pandai tidak akan terjebak pada kegagalan yang sama. Keberhasilan mengatasi kegagalan mengantarkan dia mendekati puncak sukses
Kata kuncinya… adalah : Kalau banyak keinginan harus banyak kemauan jadi seimbang….jgn keinginannya banyak kemauannya sedikit….!! mau dalam artian luas mau nyari ilmunya mau nyari modalnya pokonya mau melakukannya……heheh
Beberapa faktor yg bisa membuat maju dan sukses..
 
  • Harus mempunyai kemauan/ keinginan
  • Tekad yang bulat
  • Keberanian mengambil peluang.
  • Jangan cengeng dan harus tahan banting.
  • Cari ilmunya.
  • Selalu bersyukur apapun yg kita inginkan tidak semua bisa kita dapatkan.
  • DUIT….
Memang betul dan merupakan salah satu factor pendukung, namun itu bukan yang utama. Jika beberapa factor tadi ada pada diri anda, saya yakin, akan ada banyak orang yang memeilki dana, namun tidak tahu bagaimana menggunakannya akan mendatangi anda. Karena dalam usaha apapun yang utama adalah bagaimana anda melaksanakannya
(DO IT) bukan DUIT.
__________________________________________________________________________________________
Sumber : gajionlinekoe

Kelebihan dan Kekurangan Menjadi Wirausaha di Banding Pegawai

Kelebihan dan Kekurangan Menjadi Wirausaha di Banding Pegawai.

Banyak orang masih mempertanyakan apa sih keuntungan jadi seorang pengusaha di banding dengan pegawai yang bekerja di kantoran. mungkin pertanyaan itu muncul dalam benak anda saat ingin memulai suatu usaha.

Peluang Bisnis

Bagi pria maupun wanita hal tersebut bisa jadi sama saja, sama-sama bisa melakukan bekerja di kantor jadi karyawan maupun bekerja mandiri (bisnis).

Untuk itu saya akan review, beberapa kelebihan menjadi wirausaha maupun kekurangan nya.

 

 

 

 

1. Waktu Menjadi Lebih Banyak
Maksudnya adalah dengan Menjadi wirausaha, Anda akan memiliki waktu yang fleksibel, tidak terikat. Berbeda dengan jam kantor yang sudah menetapkan standar jam kerja setiap harinya. Anda juga tak perlu repot-repot lembur di kantor. Tentu saja ini akan menguntungkan Anda dan keluarga. Waktu untuk berkumpul bersama menjadi lebih banyak, dan lebih mudah mengawasi anggota keluarga setiap hari.

2. Menghasilkan Pendapatan Pribadi
Memiliki usaha sendiri tentu juga akan menghasilkan pendapatan sendiri (Tidak di Gaji Bos). Besar kecilnya penghasilan yang diperoleh adalah cerminan dari suatu proses kerja keras untuk memajukan bisnis yang telah di lakukan pemilik usaha beserta para karyawan. Dengan memilikin penghasilan yang tak terbatas menjadikan suatu peluang yaitu kebebasan financial. Laba yang didapat justru bisa lebih besar dari gaji karyawan kantoran yang sudah ditentukan oleh perusahaan / pemerintah.

3. Membuka Kesempatan Lapangan Kerja Baru
Anda bisa membuka kesempatan kerja bagi siapa saja. Ketika bisnis mulai bertumbuh pesat, maka semakin banyak lapangan kerja yang dapat anda ciptakan(Pengusaha=jobs maker) BUKAN (Pegawai=jobs seeker) Selain dapat menjadi bagian dari  usaha yang digeluti, hal ini juga dapat menciptakan peluang kerja untuk orang lain (Baca=Bermanfaat).

4. Ilmu dan Wawasan Menjadi Bertambah
Tak hanya rekanan saja yang bertambah, ilmu pengetahuan dan wawasan akan terus berkembang. Misalnya ilmu dan wawasan seputar perkembangan bisnis,ekeonomi dan sosial. Hal ini  juga bisa didapatkan dari  rekanan/client yang sering kita temui.

 

5. Memperluas Rekanan (Networking)
Menjadi pengusaha akan berpeluang untuk bertemu dengan orang banyak. Hal Ini juga bisa membantu untuk menambah rekanan. Semakin banyak rekanan yang akan sangat bermanfaat dalam kemajuan kelangsungan bisnis yang di jalani. Selain itu dari rekanan tersebut akan semakin bertambah apabila service / product yang kita berikan kepada mereka sangat memuaskan.

6. Pekerjaan sesuai minat (Hobby)
Hal inilah yang menjadi nilai tambah apabila memilih menjadi wirausaha.Pekerjaan yang sesuai minta dan kesenangan kita bisa di lakukan. Misal memiliki hobi mendesain baju, dari hobi tersebut apabila di arahkan ke sektor bisnis maka akan kita dapat pekerjaan yang kita lakukan sesuai dengan hobi, Berawal dari hobi kemudian menghasilkan pendapatan yang tak terbatas.

 

Sedangkan kekuranganya antara lain:

1. Memperoleh pendapatan yang tidak pasti, dan memikul berbagai resiko. Jika resiko ini telah  diantisipasi dengan baik, maka berarti wirausaha telah menggeser resiko tersebut.

Memang pada awal mula memulai/merintis bisnis akan di rasakan suatu ketidakpastian hasil yang di peroleh. Namun semua nya bisa di atasi, anda harus bisa menganalisa usaha anda sudah berjalan seperti apa,kemudian akan di dapat factor-faktor yang perlu di perbaiaki, Maka perbaikilah sistem tersebut seiring dengan berjalanya waktu ikutilah proses nya,dari situ banyak hal yang dapat dipelajari sehingga bisa di gunakan untuk meminimalisir resiko usaha yang di jalani kemudian mengubahnya menjadi keuntungan yang harus bisa di capai.

 

2. Bekerja keras dan waktu/jam kerjanya panjang.

Kembali lagi, saat awal mula merintis bisnis, sudah pasti orang memulai usaha butuh mendedikasikan penuh waktunya di usahanya agar usahanya segera ke tahap tumbuh kemudian ingin segera normal. Pada saat itu orang di tuntut untuk membangun sebuah sistem, bangunlah sistem usaha yang sesuai dengan bisnis  yang anda jalankan  dan biarkan sistem  bekerja untuk anda. Di saat sistem telah bekerja dengan baik di situlah anda bisa menikmati waktu bebas yang lebih banyak .

3. Pada saat awal memulai bisnis harus berhemat.

Hal ini sangat penting karena mengingat bisnisnya baru start-up, sehingga diperlukan sikap hemat untuk menjaga kelangsungan bisnisnya. Anda harus cermat mengatur keuangan bisnis anda, jangan terlalu banyak menambah asset konsumtif, akan semakin baik apabila asset produktif yang di perbanyak, sehingga hal tersebut membantu sumber penghasilan bagi usaha anda.

 

4. Tanggung jawab dan resiko yang di hadapi sangatlah besar.

Sangat lumrah apabila dikatakan demikian, bagaimana tidak seorang pengusaha di tuntut untuk bisa mengatur semua yang berkaitan dengan bisnis nya, sukses / jatuh nya sangat bergantung pada pemilik usaha. Kepiawaian business owner menjadikan kunci utama suksesnya usaha yang di jalani.Jangan takut dengan resiko ini, karena hal tersebuat bisa dipelajari sembari proses bisnis berjalan. Hadapi tantangan bisnis yang ada di depan, taklukanlah maka kesuksesan besar akan menunggu anda di depan mata.

 

5.Beban pikiran yang berat

Wajar apabila resiko dan permasalan yang muncul dalam bisnis yang di jalani menjadikan timbulnya beban pikiran yang sangat berat, karena awalnya permasalahan harus di selesaikan sendiri menurut pemikirannya. Dalam hal ini apabila seorang pengusaha merasa tidak mampu menyelesaikan masalahnya maka yang di lakukan adalah harus bisa mengkonsultasikan masalah bisnisnya pada rekan bisnis yang lebih senior atau jasa konsultan bisnis. Agar problem yang di hadapi segera teratasi .

 

Nah nikmat bukan menjadi pengusaha???
jadi jangan lah takut untuk mencoba dan memulai berwirausaha.

Semoga artikel di atas membantu anda untuk berpikir lebih jauh, tidak hanya terpaku pada perkataan orang tua kita, Nak kalau sudah gede pingin jadi pegawai apa???, pasti langsung di tambahkan opsi pilihan dokter,pegawai negeri dkk. Kenapa tidak di kasih opsi pilihan jadi pengusaha,boss,pemilik pabrik dkk ?? Hal inilah yang terbawa sampai dewasa sehingga menjadikan kita ter mindset jadi pegawai.

 

Kenapa muncul mindset seperti itu bisa di baca artikel saya sebelum ini klik disini

 

Rahasia Cepat Menjadi Kaya

Rahasia cara cepat menjadi kayaRahasia cara cepat menjadi kaya – Zaman sekarang orang ingin nya serba cepat, makanan cepat saji, belajar cepat membaca, laundry cepat, paket kilat, foto kilat, lihat di jalanan semua orang ingin cepat sampai tujuan (dan seringkali tidak menghiraukan hak-hak orang lain).
Adalah manusiawi bahwa kita menginginkan atau mencari cara cepat menjadi kaya (dengan cara yang benar tentunya).

Bisnis melalui internet adalah cara cepat menjadi kaya, tetapi bukan berarti mudah. Anda tetap harus menjalankan beberapa hal yang perlu dilakukan dalam berbisnis online.  Tanyakan kepada diri anda sendiri hal-hal dibawah ini dan usahakan temukan jawabanya terlebih dahulu jika anda akan menjalankan suatu bisnis:

  • Bisnis, produk apa yang akan anda jual?
  • Apakah ada market nya untuk produk diatas?
  • Seberapa besar merketnya?
  • Bagaimana caranya kita memasarkan produk yang akan kita jual?
  • Bagaimana caranya perusahaan memberikan untung kepada kita?

Meskipun anda masih kurang percaya bahwa sebenarnya ada cara cepat menjadi kaya di dunia ini saya akan beberkan rahasia cepat kaya dibawah ini. Yang TIDAK kami tawarkan adalah cara mudah menjadi kaya :-)

Cara cepat kaya 1:
Menjalankan model bisnis yang sudah terbukti jalan. Anda tidak perlu lagi mencari model bisnis yang akan dijalankan sudah ada para ahli dan orang-orang biasa disini yang telah menjalankan dan berhasil dengan bisnis model ini. Biaya untuk mencari bisnis model yang berjalan baik sangatlah mahal, beruntung anda sudah disediakan model bisnis nya.

Cara cepat kaya2:
Lakukan tindakan yang besar. Jika anda sudah bergabung dengan bisnis ini lakukan hal-hal besar untuk menjalankan nya. Ingat kesuksesan besar hanya akan datang kepada orang-orang yang mengerjakan sesuatunya dengan tindakan besar pula. Maksud saya disini adalah promosi, promosikan usaha anda ini melalui internet dengan beragam cara untuk mendapatkan hasil yang optimal.

Cara cepat kaya3:
Tiru cara kerja orang-orang yang telah terlebih dahulu sukses di bisnis ini, maka kesuksesan pun akan segera anda raih. Meskipun bisnis yang anda jalani suatu saat mati, maka anda masih tetap memiliki rahasia untuk cepat menjadi kaya.

Selain cara-cara diatas tentu saja jika anda beruntung anda bisa cepat menjadi kaya jika:

  • Memenangkan undian berhadiah milyaran rupiah
  • Menikah dengan seseorang yang kaya raya
  • Mendapatkan warisan dalam jumlah besar dari seseorang

 

Sumber : blog.bisnisonlinekita

Kurangnya Jumlah Entrepreneur di Sebabkan Orang Indonesia Takut Ambil Risiko

Sebuah artikel di Harian Seputar Indonesia, menarik perhatian saya.

Jumlah pebisnis atau wirausahawan di Indonesia masih sangat minim jika dibandingkan dengan jumlah penduduk. Salah satu penyebabnya adalah perilaku masyarakat Indonesia.

Dalam melakukan bisnis, perilaku masyarakat Indonesia tidak mau mengambil risiko. Meski tidak mau mengambil risiko adalah sebuah tindakan yang wajar dalam kehidupan, dalam berbisnis hal itu menjadi tidak wajar.

“Umumnya di Indonesia perilakunya tak mau ambil risiko. Untuk itu, banyak sekali yang mau menjadi PNS (pegawai negeri sipil). Padahal, dengan gaji PNS tanpa korupsi, seumur hidup gaji mereka akan habis untuk sekali ke Amerika,” ungkap Director Center for Innovation Entrepreneurship and Leadership sekaligus dosen di Sekolah Bisnis ITB, Dwi Larso pada penyelenggaraan The 2nd Indonesia International Conference on Innovation Entrepreneurship and Small Business(IICIES) 2010 kemarin.

Jadi, masalah rendahnya jumlah entrepreneur di Indonesia adalah masalah mental dan budaya.

Apakah karena bangsa kita terlalu lama dijajah ya?

Dari sejarah yang saya ketahui, Belanda itu dengan politik devide et empera-nya menarik orang-orang Indonesia untuk bekerja pada pemerintah Belanda. Padahal mereka sebenarnya dijadikan sebagai bemper untuk melawan rakyatnya sendiri.

Mereka diangkat jadi juru tulis, asisten, administrator, sampai jadi Bupati atau Demang. Derajat mereka ditinggikan oleh Belanda, terlihat keren oleh masyarakat, dipuja puji dan menjadi idaman para perempuan.

Penampilan mereka selalu rapi, bersih, terlihat intelek. Lama kelamaan profesi menjadi pegawai itu menjadi primadona para orang tua untuk mencarikan jodoh anak perempuannya.

Indonesia baru merdeka 64 tahun, sementara dijajah 350 tahun. Jelas, pengaruh yang ditanamkan para penjajah masih bercokol di benak sebagian besar orang Indonesa.

Sebagian besar masyarakat menilai bahwa menjadi wirausaha itu adalah “pilihan terpaksa” lantaran tidak diterima kerja.

Ada teman di Surabaya yang orang tuanya begitu malu dengan pilihan anaknya menjadi wirausaha. Setiap ditanya apa pekerjaan anaknya yang lulusan sarjana itu selalu dijawab, “Dia usaha sendiri”.

Istilah “usaha sendiri” itu sebenarnya adalah kata-kata yang mencerminkan keminderan, malu dan jauh dari bangga. Istilah “usaha sendiri” itu adalah profesi yang dijalani setelah “tidak laku” di pasar tenaga kerja.

Dulu saya pun mengalami keminderan serupa. Perusahaan-perusahaan tidak tertarik dengan saya lantaran nilai IPK saya tidak meyakinkan. Kalau pun sempat ikut tes psikologi, saya selalu gagal karena tidak tahan dengan tes yang penuh tekanan itu. Saya sukanya hidup bebas.

Maka saya pun memilih jalan pragmatis dengan “usaha sendiri”. Apa saja saya kerjakan. Mulai dari ikut MLM, jualan roti, jualan komputer, jualan ATK, freelancer asuransi, jualan kayu, jualan bahan bangunan sampai jualan pakaian.

Terus terang, saya malu dan minder dengan status ini. Sementara teman-teman seangkatan saya sudah mulai hidup enak dengan gaji dari kantornya. Satu per satu sudah mulai punya mobil. Hidupnya begitu mantap, berjalan lurus. Bandingkan dengan saya yang selalu belok-belok, turun-naik, terbentur sana sini. Sedih juga.

Jadi, wajar saja banyak orang tua yang tidak siap melihat anak kesayangannya mengalami nasib seperti itu. Risikonya besar sekali, terutama risiko mental. Mereka tidak ingin anaknya susah. Menjadi wirausaha adalah mencari susah. Mereka ingin anaknya hidup enak, terjamin, jalannya lurus sejak awal. Jadi pegawai adalah jalan impian paling aman.

Hasilnya? Orang Indonesia banyak yang jadi pegawai dan sangat sedikit jadi wirausaha.

Sumber: roniyuzirman

Benarkah dengan Banyak Memberi Manfaat Bisa Menjadikan Kaya ???

Desain Rumah Termegah Yang Unik

Cara Menjadi Kaya – Mari kita lihat contoh kejadian nyata atas pembuktian judul di atas. Seorang pengusaha pastilah memiliki lebih banyak kekayaan dibandingkan dengan para karyawannya. Hal ini sudah pasti dan mengapa bisa demikian? Prinsip dasarnya adalah memberi, pengusaha tersebut memberikan manfaat kepada banyak karyawan dan juga pelanggannya. Misalnya, ada 1000 pelanggan dan 100 karyawan, maka pengusaha tersebut sudah memberikan manfaat kepada sejumlah orang itu. Nah, tentulah pengusaha dapat menjadi lebih kaya dengan memberi karena semua karyawan dan pelanggan tersebut akan memberikan manfaat hanya kepada dirinya saja. Jadi, semakin banyak yang dia beri, semakin banyak yang akan dia dapatkan. Contoh di atas hanyalah salah satu contoh kecil yang sederhana mengenai manfaat memberi.

Contoh lainnya adalah dengan membuat rumah dengan kualitas yang lebih baik, namun memberikannya kepada banyak masyarakat lain dengan harga yang relatif lebih murah. Dengan cara ini, Anda pasti dapat menjadi lebih kaya dari yang Anda bayangkan. Ya, jika Anda selalu berusaha dan bekerja dengan tujuan menghasilkan banyak manfaat yang berguna bagi lebih banyak orang lagi, maka Anda sedang berada pada jalan kekayaan yang luar biasa. Bahkan, pensiun muda bukanlah hal yang mustahil bagi orang yang memiliki cara berpikir demikian.

Tidak heran jika Robert Kiyosaki selalu mencari cara untuk dapat lebih banyak memberi kepada lebih banyak orang. Dia selalu berhasrat untuk bersikap lebih baik hati dan percaya bahwa hanya dengan cara itulah dia akan menjadi kaya raya. Orang yang memiliki nilai tambah dan manfaat bagi orang lain akan bertambah kaya setiap saat, sebaliknya orang kaya yang tidak memberikan manfaat bagi orang lain justru bisa kehilangan kekayaannya. Jadi, cara menjadi kaya dan mempertahankan kekayaan sebenarnya adalah dengan memberi.

Mengetahui Cara Menjadi Kaya dan Prinsipnya

Seorang penulis bernama Paul Zane Pilzer ikut mendukung pandangan di atas melalui bahasannya mengenai salah satu ayat yang terdapat dalam sebuah kitab suci. Bukunya yang berjudul “God Wants You to be Rich” mengutip pernyataan “Lebih mudah onta masuk lubang jarum dibandingkan dengan orang kaya masuk ke Surga” dan menjelaskan bahwa pandangan orang mengenai ayat tersebut pada umumnya salah mengerti. Dia menandaskan bahwa ayat tersebut sebenarnya mewajibkan para orang kaya agar membantu dan menolong orang lain terutama yang berada dalam kondisi ekonomi yang miskin. Sebaliknya, ayat tersebut menentang orang kaya yang memperoleh kekayaannya dengan merugikan orang lain. Ya, banyak nabi menjadi kaya tidak lain adalah karena memberikan manfaat dan kegunaan bagi banyak orang. Namun, tentu hal ini juga tidak terlepas dari kuatnya iman yang mereka miliki sehingga apa yang mereka lakukan selalu memberikan hasil yang berlimpah.

Jadi, menurut ulasan yang telah kita bahas, ada dua hal yang dapat disimpulkan sebagai cara menjadi kaya. Dua cara tersebut adalah sebagai berikut.

  • Memberi dengan Sukarela
    Pertama sekali, kita perlu memupuk sikap memberi yang bersifat sukarela. Artinya, kita tidak mengharapkan imbalan langsung, baik materi atau imbalan lainnya. Cara ini kita terapkan melalui pemberian zakat, infaq, juga sodaqoh. Dengan memberi kepada orang yang membutuhkan, hal pertama yang kita rasakan adalah kepuasan dan perasaan berlimpah akan apa yang telah kita miliki. Memberi secara cuma-cuma akan mendorong kita untuk semakin bekerja keras meraih kekayaan agar dapat semakin banyak memberi lagi. Nah, jika kita mendekatkan diri pada Tuhan dan senantiasa memberi senang hati, maka Tuhan sebagai sumber kelimpahan dan berkat pasti tidak akan melupakan kebaikan kita dan membalaskan lebih banyak lagi. Jangan berpikir bahwa Anda akan merasa kekurangan jika memberi. Sebaliknya, dengan memberilah, Anda akan menjadi berkelimpahan.
  • Memberi Manfaat dan Nilai Tambah
    Seperti yang sudah dijelaskan, memberikan manfaat dan nilai tambah kepada banyak orang akan menghasilkan banyak keuntungan yang tidak pernah ada habisnya bagi diri kita. Orang lain mendapat manfaat, Anda pun mendapat penghasilan. Jadi, hal pertama yang perlu Anda pikirkan ketika memulai usaha adalah apa manfaatnya bagi orang lain.

Jika Anda sudah menyadari kedua prinsip tersebut, terapkanlah dalam kehidupan Anda. Maka, tidak lama lagi, Anda bisa menjadi kaya dan kekayaan tersebut tentunya akan bertahan lama. Ya, cara menjadi kaya adalah dengan memberi.

—————————————————————————————————————————————————

 

Sumber:

Michal Zacharzewski

5persen

Fungsi manajemen

Fungsi manajemen yang banyak digunakan


Perencanaan (Planning) ialah fungsi manajemen yang harus bisa menjawab rumus SWIH. WHAT(apa) yang akan dilakukan, WHY (mengapa) harus melakukan apa, WHEN (kapan) melakukan apa, WHERE (dimana) melakukan apa, WHO (siapa) yang melakukan apa, HOW (bagaimana) cara melakukan apa,

Pengorganisasian (Organizing) ialah fungsi manajemen yang berhubungan dengan pembagian tugas. Siapa mengerjakan apa dan siapa bertanggung jawab pada siapa.

Penggerakkan (actuating) yaitu fungsi manajemen yang berhubungan dengan bagaimana cara menggerakkan kerabat kerja (bawahan) agar bekerja dengan penuh kesadaran tanpa paksaan.

Pengawasan ( Controlling) disebut juga fungsi pengendalian. Suatu proses untuk mengukur atau membandingkan antara perencanaan yang telah dibuat dengan pelaksanaan. Dengan adanya pengawasan ini, diharapkan jangan sampai terjadi kesalahan atau penyimpangan.
Disamping itu,

Forecasting (Peramalan) sering dijadikan sebagai bahan pertimbangan. Forecasting ialah kegiatan meramalkan, memproyeksikan atau mengadakan taksiran terhadap berbagai kemungkinan yang akan terjadi sebelum suatu rencana yang lebih pasti dapat dilakukan.

Apakah sulit menggali ide bisnis ???

20120519-081055.jpgBanyak orang yang sebetulnya merasa bisa untuk menjadi pengusaha kalau ditanya. Tapi kenapa kok masih menganggur saja, ternyata jawabannya adalah belum adanya ide bisnis yang bisa untuk dijalankan.

Atau sebaliknya mereka dengan mudah membangun bisnis dari modal dan kemampuannya yang ada, namun dalam waktu beberapa bulan saja usaha tersebut sudah ditinggalkan, kenapa ? Ternyata bisnis yang dijalankan bisnis yang sudah jenuh alias terlalu banyak pesaingnya, atau produknya tidak dikemas kembali untuk membuat trobosan baru sehingga barang yang ditawarkan sudah kaga unik lagi alias ngga dilirik oleh pembeli.

Jadi membangun usaha haruslah didukung oleh ide bisnis yang orisinil. Mendapatkan ide bisnis yang dapat memberikan pengaruh terhadap banyak hal, menciptakan suatu situasi dan kondisi baru adalah sesuatu ide yang nilainya mahal sekali, percayalah bahkan sulit diukur dengan nilai uang ?

 

Kalaupun terpaksa harus muncul angka nominal tertentu untuk harga sebuah ide lebih karena kepentingan praktis, karena transaksi atas ide tersebut harus berlangsung. Sejatinya ide orisinal yang muncul di bisnis itu susah diukur nilainya.

Sebagai contoh adalah ide bisnis untuk meproduksi air minum dalam kemasan berbentuk botol plastik. Ketika pertama kali diciptakan pada awal tahun 80an, ide tersebut dipandang aneh. Sebab, menjual air putih dalam sebuah botol plastik, belumlah menjadi sesuatu yang lazim kala itu, apalagi boleh dikatakan pada umumnya yang namanya air putih mudah didapat pada saat itu.

Namun pada saat ini ide yang muncul pada tahun 80an itu begitu berpengaruh dalam banyak hal, telah menciptakan suatu situasi dan kondisi baru. Demikian banyak orang yang berlomba membuat produk air minum dalam kemasan. Begitu banyak telah menciptakan peluang usaha bagi usahawan-usahawan baru, depot air minum galonan, depot isi ulang dan tidak ketinggalan transportasi dari sumber air di pegunungan ke depot-depot galonan dst.

Wuih! Dan ranah kewirausahaan adalah muara jagad ide yang tidak akan pernah mati. Ide bisnis bisa didapat dimana saja di lingkungan sekitar hidup kita. Dimulai dari aktivitas pagi hari sampai petang, nyaris semua kegiatan kita dipenuhi beragam muatan informasi ide bisnis. Jika kita jeli, sedikit bersedia meluangkan waktu untuk mengamatinya secara seksama berbagai informasi itu bisa menjadi peluang ekonomi. Barangkali banyak tokoh yang tidak pernah menduga jika idenya hari ini telah memberi manfaat bisnis.

Lantas bagaimanakah memicu munculnya ide bisnis?

Ide tak jatuh begitu saja dari langit, kehadirannya musti diperjuangkan. Sumber inspirasi bisa datang dari mana saja, tak terkecuali di lingkungan kita sehari-hari. Dari pengalaman diketahui ada beberapa hal yang memicu pertimbangan ide bisnis itu muncul.
Diantaranya

Pertama
kelangkaan atas suatu kebutuhan, baik benda atau jasa.

Kedua
Kualitas, kecepatan dan harga. Barangkali faktor inilah yang paling kerap menjadi pemicu pertimbangan seseorang memasuki suatu wilayah bisnis.

Ketiga
menampilkan bisnis yang berbeda. Kini banyak bisnis yang muncul karena ingin diposisikan berbeda dengan tempat lain.

Keempat
desakan untuk bertahan hidup. Pertimbangan kepepet inilah yang rata-rata menjadi sebab munculnya ide bisnis yang kadang-kadang sangat tidak terduga. Banyak bukti entrepreneur sukses memperlihatkan itu, seperti Puspo Wardoyo yang mengawali berjualan ayam bakar kaki lima di Kota Medan yang kini sukses dengan Ayam Wong Solonya.

Kelima
berangkat dari hobi. Banyak pula bisnis yang muncul yang awalnya dari hobi, contohnya di Kota Semarang hadir Anne Avantie – desainer busana yang kini begitu kondang di seantero negeri ini yang awal bisnisnya berangkat dari hobi mendesain pakaian.

Yang jelas betapa ide cemerlang ditunjang keberanian dan ketekunan, telah terbukti menelurkan keberhasilan bagi banyak pengusaha. Sehingga tak ada alasan lagi untuk mengekang ide dalam sangkar pikiran. Cepat atau lambat ia musti di semai dan dipetik.

Sumber :

sulitnih
disadur dari berbagai sumber

Bagaimanakah Hubungan Sedekah dan Keuntungan ???

“Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan melipatgandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan” (QS. Al Baqarah: 245)

Kita menginginkan keuntungan yang besar tapi terkadang keuntungan yang semu…

Padahal Allah memberikan jalan keluar agar kita memperoleh keuntungan yang tak terkira…

Sebaliknya dalam hal amal, kadang kita sangat pelit untuk mendapatkan keuntungan yang besar, kita memilih shalat fardhu sendirian daripada melaksanakannya dengan shalat berjamaah yang bila dilakukan lebih baik 27 kali shalat sendirian, atau bahkan malah kita melalaikannya dan tragisnya malah tidak mengerjakannya

Jika ingin untung berlipat, salah caranya adalah dengan bersedekah, menginfaqkannya di jalan Allah.. yakinlah Allah akan balas dengan 10 kali lipatnya bahkan hingga 700 kali lipat hingga tak terhingga.. Rp. 1.000,- bisa menjadi Rp. 700.000,- …… Rp.1.000.000,- bisa menjadi Rp. 700.000.000,- tentunya kita harus ikhlas melakukannya… bukan berinfaq karena mengharapkan yang banyak… lakukanlah karena Allah… cukuplah balasan Allah diakhirat… jangan sampai Allah memberikannya hanya di dunia saja….

Hubungan sedekah dan keuntungan

Semoga sukses buat semuanya di dunia dan diakhirat, marilah kita saling berlomba, senantiasa bersegera dalam kebaikan, berusaha menjadi yang terdahulu dan terdepan dalam kebaikan… Semoga kita berjumpa kelak dalam perjumpaan yang diridhoi Allah di syurga-Nya kelak.. Aamiin…

 

wirausahapesantren